AGAMA SIPIL : SEBUAH JALAN TENGAH ?

(Antara Negara Sekuler dengan Negara Agama)

Oleh : M. Murtadho *)

Abstrak
Ada beberapa alasan signifikan, menurut penulis, kenapa wacana Agama Sipil perlu dikembangkan dalam konteks Indonesia: Pertama, dalam mengantarkan Indonesia menuju negara demokratis diperlukan alternatif konsepsi modern dalam melihat hubungan agama dan negara; kedua, diperlukan alternatif wacana lain sebagai jalan keluar dari kebuntuan dialog yang tak berkesudahan dalam memahami hubungan negara dan agama di Indonesia. Ada kesan agama ingin mengatur negara dan atan negara ingin mengatur kehidupan agama. Agama Sipil bisa menjadi salah satu alternatif wacana yang layak dikembangkan; ketiga, perlunya para agamawan memberdayakan potensi agama baik ajaran maupun pemeluknya yang tidak menunggu inisiatif atau pengaturan dari negara, sekalipun tidak menutup kemungkinan fasilitasi negara dalam beberapa hal, mereka dapat memberdayakan agama di luar kekuasaan negara. Karena nampaknya agama akan semakin maju justru ketika negara mengurangi perannya dalam kehidupan agama dan membiarkan masyarakat sipil memajukannya.

*) M. Murtadho, Lahir di Yogyakarta, aktivitas sebagai peneliti di Litbang Depag RI di Jakarta, selain itu aktif di organisasi lintas agama yaitu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta. Saat ini sedang menempuh Program doctor (S3) Antropologi Universitas Indonesia (UI) Depok, Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: